Kapolda Riau menunjukkan keseriusan dalam menanggulangi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dengan menggandeng perguruan tinggi terkemuka di provinsi tersebut, Universitas Riau (UNRI). Kapolda Riau secara langsung mengajak civitas akademika UNRI untuk turut berperan aktif dalam upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla, menyadari pentingnya kolaborasi lintas sektor.
Ajakan ini bukan tanpa alasan. Kampus, sebagai pusat ilmu pengetahuan dan sumber daya intelektual, memiliki potensi besar untuk memberikan kontribusi signifikan. Mahasiswa dan dosen dapat terlibat dalam berbagai aspek, mulai dari sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya Karhutla, penelitian terkait penyebab dan dampak kebakaran, hingga pengembangan teknologi inovatif untuk pemantauan dan pemadaman dini.
Keterlibatan UNRI diharapkan dapat memperkuat upaya yang selama ini telah dilakukan oleh pihak kepolisian, pemerintah daerah, dan instansi terkait lainnya. Dengan dukungan akademis dan partisipasi aktif dari kalangan intelektual, strategi pencegahan Karhutla dapat menjadi lebih efektif dan tepat sasaran. Mahasiswa dapat diterjunkan ke lapangan untuk memberikan penyuluhan, sementara para ahli di UNRI dapat memberikan masukan berbasis riset untuk pengambilan kebijakan.
Sinergi antara aparat kepolisian dan akademisi ini menjadi langkah positif dalam membangun kesadaran dan tanggung jawab bersama terhadap isu Karhutla. Keberhasilan penanggulangan Karhutla bukan hanya tugas pemerintah dan aparat keamanan, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat, termasuk perguruan tinggi. Dengan bergandengan tangan, diharapkan Riau dapat terbebas dari bencana asap yang merugikan setiap tahunnya.
Lebih lanjut, Kapolda Riau menekankan bahwa keterlibatan UNRI juga dapat memperkuat program-program pencegahan Karhutla yang telah berjalan. Dukungan riset dari kampus dapat membantu mengidentifikasi wilayah-wilayah rawan dan merumuskan strategi mitigasi yang lebih efektif. Langkah proaktif ini diharapkan dapat menciptakan Riau yang lebih aman dan bebas dari dampak buruk Karhutla di masa mendatang.
Selain itu, Kapolda juga membuka peluang bagi mahasiswa UNRI untuk berpartisipasi dalam kegiatan lapangan, seperti pemantauan titik api dan membantu tim pemadam. Pengalaman langsung ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran dan kepedulian generasi muda terhadap isu lingkungan dan bencana Karhutla yang menjadi perhatian serius di Riau